Monday, June 28, 2010

Tips sebagai Pemimpin Pujian yang didapatkan dari Workshop bersama Julita Manik

Tahun lalu, gereja saya kedatangan seorang penyanyi rohani or worship leader yang bernama Julita Manik. Buat yang nggak tahu siapa dia, bisa liat nih di blognya dia http://julitamanik.blogspot.com

Lalu, kita ada workshop bersama untuk tim pelayanan pujian dan penyembahan.


Berikut adalah hal-hal yang saya belajar dari workshop tersebut:

Suara:

- Untuk menjaga pita suara, kita perlu untuk minum air setelah bernyanyi dan bernyanyilah dengan menggunakan otot perut atau diafragma

- Tidak ada orang yang suaranya jelek. Semuanya adalah proses pembelajaran karena kita sendirilah yang memproduksi suara kita. Latihan akan membuat suara kita semakin baik

- Tidak boleh makan terlalu kenyang ketika kita akan bernyanyi.

- Untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi, kita harus melakukan pemanasan atau biasa disebut dengan vokalisi.

Ada beragam jenis cara untuk vokalisi, seperti melafalkan huruf vocal a i u e o baik dengan tangga nada maupun tanpa tangga nada. Vokalisi bisa ditingkatkan dengan meniti tangga nada dari terendah ke nada tinggi. Kita juga bisa menaikkan range vokal suara dengan vokalisi.

- Ciri suara yang kurang latihan itu bergetar bukan karena fibra.


Pemimpin pujian:

- Standard suara jemat berkisar antara G(rendah) sampai D(tinggi) atau maksimum E

- Lagu pertama sebaiknya jangan menyentuh nada tinggi

- Pemimpin pujian merupakan posisi kunci pada saat bertugas. Apapun yang terjadi pemusik harus taat kepada WL. Bukan berarti sebagai WL kita bisa berbuat sesuka hati kita. Jangan dadakan dalam memberikan lagu dan WL harus berbicara dengan jelas, tidak terlalu cepat.

- Ekspresi itu penting! Harus sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan oleh lagu yang dibawakan. Perhatikan cara bernyanyi dan gaya.

- Usahakan supaya jemaat tetap dipimimpin. Walaupun mereka sedang menyembah Tuhan, WL harus tetap terlihat memimpin

- Jangan biarkan intro dan interlude lagu kosong. Isilah dengan kata-kata yang membangun untuk jemaat.


Semoga apa yang saya tulis bisa menjadi berkat untuk banyak orang yang rindu dan memiliki hati untuk melayani di bidang pujian dan penyembahan.


Soli deo Gloria…

GBu



No comments:

Post a Comment